oleh

Anggota DPRD Makassar Sahruddin Said Gelar Sosper Penyelenggaraan Pendidikan

SULSEL.NEWS – Anggota DPRD Makassar Sahruddin Said (Ajid) menggelar sosialisasi penyebaran produk hukum daerah “Perda Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan”, di Hotel Karebosi Premier, Rabu (29/2/2022).

Hadir selaku narasumber Sekdis Pendidikan Kota Makassar H. Aminuddin A Tarawe, Phd ,serta Muh Nurhalis Syam S. Pdi (pemerhati pendidikan).

Dalam sambutannya, Ajid sapaan akrabnya mengungkapkan pentingnya Perda Penyelenggaraan Pendidikan ini. Menurutnya, regulasi Perda ini menjadi rambu-rambu bagi penyelenggara pendidikan dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Makassar agar pemerataan pendidikan bisa terlaksana dengan baik tanpa memandang status sosial anak.

Uhtuk itu, Ajid mengajak peserta, untuk menyikma dengan baik pemaparan kedua pemateri sehingga sosialisasi ini bukan hanya sekedar kegiatan seremonial
tetapi mampu dipahami dan di implementasikan dilingkungan masing-masing. Apa saja hak dan kewajiban orang tua, anak dan tenaga pendidik.

“Naskahnya sudah kita bagikan, bisaki bawaki pulang untuk dipelajari pasal-pasalnya. Janganki bawa pulang baru disampanji, atau dijadikan pembungkus kacang. Tapi kalau sudah kita pahami tidak masalahji,” kata Ajid.

Ajid juga menyampaikan, pihaknya siap membantu orang tua siswa khususnya yang hadir di kegiatan sosialisasi ini yang anaknya tidak lulus di sekolah negeri. “Datang maki di rumah, Insya Allah saya bantuki. Tapi daftar maki dulu anakta, kalau tidak lulus baru kita sampaikan ke saya,” tuturnya.

Sementara pada sesi pemaparan materi, Aminuddin A Tarawe selaku narasumber mengatakan, Perda Penyelenggaraan Pendidikan ini merupakan hasil revisi dari Perda sebelumnya, yakni Perda Nomor 3 Tahun 2016.

Menurut Aminuddin, regulasi Perda Penyelenggaraan Pendidikan ini intinya memuat dua pembahasan, yakni Hak dan kewajiban. Hak orang tua, masyarakat dan anak sekolah memperoleh pendidikan
yang layak dan kesempatan yang sama memperoleh pendidikan.

“Hal ini juga sejalan dengan program pak Wali, Revolusi Pendidikan, semua anak harus sekolah,” paparnya.(*/yud)