10 Tahun GEMURTI: Ketika Anak Muda Memilih Berkarya dan Mengabdi

OPINI112 Dilihat

Oleh: Yudhi (Pembina Gemurti)

SULSEL.NEWS – Sepuluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Dalam perjalanan sebuah komunitas, satu dekade adalah bukti bahwa semangat, kebersamaan, dan komitmen mampu menjaga sebuah gerakan tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Itulah perjalanan Generasi Muda Kreatif (GEMURTI) Kelurahan Pampang, sebuah komunitas anak muda yang telah tumbuh dan bertahan selama kurang lebih satu dekade.

GEMURTI lahir dari semangat sederhana: mempertemukan anak-anak muda dalam ruang kebersamaan, kreativitas, dan kegiatan positif. Namun, seiring berjalannya waktu, semangat tersebut berkembang menjadi sebuah gerakan sosial yang memiliki arti penting bagi kehidupan kepemudaan di Kelurahan Pampang.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, keberadaan komunitas seperti GEMURTI menjadi sangat relevan. Anak muda membutuhkan ruang untuk menyalurkan energi, gagasan, kreativitas, sekaligus membangun rasa tanggung jawab terhadap lingkungan tempat mereka tumbuh.

GEMURTI mencoba menghadirkan ruang tersebut.

Selama perjalanan satu dekade, berbagai kegiatan kepemudaan, olahraga, seni, kreativitas, hingga kegiatan sosial menjadi bagian dari perjalanan komunitas ini. Lapangan, lingkungan kelurahan, hingga berbagai ruang pertemuan menjadi saksi bagaimana anak-anak muda Pampang belajar berorganisasi, bekerja sama, dan mengambil peran di tengah masyarakat.

GEMURTI bukan sekadar komunitas. Ia adalah ruang belajar

Di dalamnya, seorang anak muda belajar bahwa sebuah kegiatan tidak akan berhasil jika dikerjakan sendiri. Ada kerja sama, ada komunikasi, ada perbedaan pendapat, dan ada tanggung jawab yang harus diselesaikan bersama.

Dari sinilah nilai kepemudaan sebenarnya tumbuh

Sebab menjadi pemuda bukan hanya tentang usia. Menjadi pemuda adalah tentang keberanian untuk mengambil peran.

Keberanian untuk menginisiasi kegiatan. Keberanian untuk menyampaikan gagasan. Keberanian untuk turun langsung ke masyarakat. Dan yang paling penting, keberanian untuk memberikan manfaat meski dimulai dari hal-hal kecil.

Dari Pampang untuk Pampang

Sepuluh tahun perjalanan GEMURTI juga menjadi pengingat bahwa pembangunan sebuah wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki ruang yang sangat besar untuk ikut membangun lingkungan.

Kegiatan olahraga seperti turnamen futsal, lomba seni, kegiatan kreativitas, hingga berbagai aktivitas sosial mungkin terlihat sederhana. Namun, di balik kegiatan tersebut terdapat proses membangun karakter.

Anak-anak muda belajar disiplin, sportivitas, kepemimpinan, toleransi, dan menghargai perbedaan.

Hal-hal seperti inilah yang sering kali tidak terlihat dalam sebuah kegiatan, tetapi justru menjadi modal penting bagi masa depan generasi muda.

GEMURTI telah menunjukkan bahwa anak muda tidak harus menunggu menjadi besar untuk bisa berbuat sesuatu.

Mulai dari lingkungan sendiri, mulai dari Kelurahan Pampang

Menjaga Solidaritas di Tengah Perubahan Zaman

Tantangan terbesar komunitas anak muda saat ini bukan hanya bagaimana membuat kegiatan, tetapi bagaimana menjaga solidaritas.

Perubahan teknologi dan media sosial telah mengubah cara anak muda berkomunikasi. Interaksi semakin mudah, tetapi pada saat yang sama hubungan sosial di dunia nyata harus tetap dirawat.

Karena itu, komunitas seperti GEMURTI memiliki posisi strategis.

Komunitas dapat menjadi ruang yang mempertemukan anak muda secara langsung. Mereka tidak hanya bertemu di dunia maya, tetapi juga bekerja bersama, berdiskusi, bertanding, berkegiatan, dan menyelesaikan persoalan bersama.

Inilah kekuatan komunitas

Sepuluh tahun GEMURTI seharusnya tidak berhenti sebagai cerita tentang masa lalu. Justru satu dekade menjadi titik untuk melihat masa depan.

Generasi yang mendirikan dan membesarkan GEMURTI tentu akan mengalami pergantian. Akan muncul wajah-wajah baru, ide-ide baru, dan gaya kepemimpinan baru.

Karena itu, regenerasi menjadi kunci

GEMURTI harus terus membuka ruang bagi anak-anak muda Pampang untuk menjadi bagian dari perjalanan komunitas. Jangan sampai komunitas hanya menjadi milik satu generasi.

GEMURTI harus menjadi rumah bersama bagi generasi muda Pampang.

Satu Dekade, Saatnya Melangkah Lebih Jauh

Memasuki usia 10 tahun, GEMURTI memiliki kesempatan untuk memperkuat identitasnya sebagai komunitas kepemudaan yang kreatif, solid, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ke depan, kegiatan GEMURTI tidak harus semakin besar dalam ukuran, tetapi harus semakin besar dalam manfaat.

Olahraga tetap bisa menjadi kekuatan. Seni dan kreativitas harus terus dikembangkan. Kegiatan sosial perlu diperkuat. Pelatihan keterampilan, kewirausahaan, literasi digital, hingga pengembangan kepemimpinan anak muda juga dapat menjadi bagian dari perjalanan berikutnya.

Sebab tantangan generasi muda ke depan akan semakin kompleks.

Kita membutuhkan anak muda yang tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga aktif di lingkungannya. Bukan hanya mampu berkomentar, tetapi mampu bekerja. Bukan hanya pandai berbicara, tetapi mampu memberikan solusi.

Dan di sinilah GEMURTI memiliki peran

Sepuluh tahun adalah perjalanan yang patut diapresiasi. Tetapi perjalanan tersebut belum selesai.

Justru setelah satu dekade, GEMURTI memiliki tanggung jawab yang lebih besar: menjaga semangat kebersamaan, melahirkan generasi penerus, dan memastikan bahwa energi anak muda Pampang selalu memiliki tempat untuk tumbuh dan berkarya.

Karena sebuah komunitas tidak diukur dari berapa lama ia berdiri, tetapi dari berapa banyak manfaat yang mampu ia tinggalkan.

Sepuluh tahun GEMURTI adalah cerita tentang persahabatan, solidaritas, kreativitas, dan pengabdian.

Dari anak muda Pampang, untuk Pampang

GEMURTI hari ini adalah hasil dari kebersamaan selama satu dekade. GEMURTI masa depan adalah tanggung jawab generasi berikutnya.

Dan selama masih ada anak muda yang mau berkarya, bergerak, dan mengabdi, semangat GEMURTI akan selalu menemukan jalannya. (*)