SULSEL.NEWS — Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai rapat koordinasi (Rakor) Ketua RT dan RW se-Kelurahan Pampang yang digelar di Rumah Ketua RW 03, Senin (19/1/2026) sore
Rakor perdana ini dihadiri sekira 41 Ketua RT dan 8 Ketua RW, serta dihadiri langsung Lurah Pampang, Andi Quandy Ayatullah. Turut mendampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Pampang dan Sekretaris TP PKK Pampang.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran Pemerintah Kelurahan Pampang untuk memperkuat sinergi dan komunikasi dengan para Ketua RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan dan penyampaian aspirasi masyarakat di tingkat lingkungan.
Dalam sambutannya, Andi Iyo sapaan akrab Lurah Pampang menegaskan pentingnya koordinasi yang solid serta keterbukaan informasi antara pemerintah kelurahan dan perangkat lingkungan demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera.
“Sinergi tidak akan terwujud tanpa komunikasi yang terbuka. RT dan RW adalah garda terdepan kami dalam menjaga lingkungan dan menyalurkan aspirasi warga. Dengan koordinasi yang baik, kita bisa bergerak lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Andi Iyo.

Pada kesempatan tersebut, Lurah Pampang juga menyampaikan rencana sistem penagihan retribusi sampah berbasis KWH listrik. Namun demikian, pihak kelurahan saat ini masih mengkaji metode yang paling tepat untuk diterapkan di masyarakat.
Sambil menunggu sistem yang ideal, untuk sementara masing-masing Ketua RW akan segera diterbitkan Surat Keputusan (SK) dan dibantu oleh para Ketua RT dalam melakukan penagihan retribusi sampah di wilayahnya masing-masing.
Karenanya, para Ketua RT dan RW diminta untuk segera melakukan pendataan KWH listrik tiap rumah paling lambat rampung pada Februari 2026. Selain itu juga diminta mendata warga kurang mampu yang akan diusulkan masuk dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTKS) sebagai calon penerima manfaat bantuan sosial.
Rakor tersebut juga menyoroti persoalan hewan ternak sapi yang kerap berkeliaran di permukiman warga dan telah lama dikeluhkan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Andi Iyo menyampaikan bahwa pihaknya akan mengangkat persoalan tersebut dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan agar dapat dicarikan solusi yang komprehensif.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun daftar usulan prioritas hasil Pra Musrenbang Kelurahan yang selanjutnya akan diusulkan pada Musrenbang Kecamatan.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kelurahan Pampang berharap terjalin kerja sama yang semakin kuat antara kelurahan, RT, dan RW dalam mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan. (*)







