SULSEL.NEWS – Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati kembali menggelar kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah di Hotel Grand Imawan, Jalan Pengayoman, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pengawasan DPRD terhadap kinerja perangkat daerah, khususnya dalam memastikan program-program pelayanan publik berjalan efektif dan tepat sasaran di tengah masyarakat khususnya terkait pengelolaan sampah di Kecamatan Panakkukang.
Dalam sambutannya, Umiyati menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, persoalan sampah harus ditangani secara serius melalui sistem yang terintegrasi, mulai dari hulu hingga hilir. Edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya memilah sampah sejak dari rumah tangga dinilai menjadi langkah awal yang sangat penting.
“Kesadaran masyarakat adalah kunci utama. Jika dari rumah tangga sudah dilakukan pemilahan, maka beban pengelolaan di tingkat berikutnya akan jauh lebih ringan,” ujar Umiyati.
Ia juga menyoroti perlunya penguatan program berbasis masyarakat seperti bank sampah, yang dinilai tidak hanya mampu mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi warga.
Selain itu, Umiyati mendorong peningkatan sarana dan prasarana pendukung, termasuk armada pengangkut sampah serta tempat penampungan sementara (TPS) yang memadai dan sesuai standar.
Legislator tersebut juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektor, baik antara kecamatan, kelurahan, maupun instansi teknis terkait agar penanganan sampah dapat berjalan lebih optimal dan tidak tumpang tindih.
“Sinergi antar pihak sangat dibutuhkan. Tanpa koordinasi yang baik, program yang ada tidak akan berjalan maksimal,” tambahnya.
Dalam forum tersebut, peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, perwakilan RT/RW, serta unsur pemuda turut menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing, khususnya terkait pengangkutan sampah yang belum merata dan kurangnya fasilitas pendukung.
Sejumlah peserta juga berharap adanya inovasi program yang lebih menyentuh masyarakat secara langsung, termasuk peningkatan sosialisasi serta pendampingan dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas.
Kegiatan pengawasan ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang konkret dan aplikatif, yang nantinya dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sektor kebersihan.
Dengan adanya pengawasan yang berkelanjutan, DPRD Makassar berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat, khususnya di Kecamatan Panakkukang. (*)






