oleh

BPPD Sulsel Gelar FGD, Sulsel Tourism Outlook 2020

SULSEL.NEWS — Badan Promosi Pariwisata Daerah Sulawesi Selatan sebagai menggelar Focus Group Disscusion “Sulsel Tourism Outlook 2020”, di Baruga Pattingalloang, pada Sabtu (21/12/2019).

Kegiatan dibuka oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum Of Undertanding (MoU) antara Pemprov Sulsel, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulsel dan perusahaan multinasional Gojek Indonesia.

Diskusi dipandu Sekretaris BPPD Sulsel Hendra Nick Arthur. Hadir sebagai narasumber Direktur Poltekpar Makassar Drs. Arifin, Ketua DPD ASITA Sulsel Didi Leonardo Manaba, Ketua BPD PHRI Sulsel Anggiat Sinaga dan Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sulsel Burhanuddin.

Dikesempatan itu, Kepala BPPD Sulsel Akbar Nugraha berharap kegiatan FGD ini dapat menjadi bagian dari rekomendasi untuk melakukan gerakan promosi bersama 24 Kabupaten/kota se Sulawesi Selatan.

“Kita butuh melakukan sinergitas promosi bersama kabupaten/kota. Anggaran promosi tidak sedikit. Jika kita sharing anggaran, maka awarness produk wisata kita akan lebih besar,” terang Akbar Nugraha.

Kepala BPS Sulsel Yos Rusdiansyah mengungkapkan, pihaknya hanya melakukan pendataan wisatawan yang masuk di Sulsel. Hal ini untuk menghindari doble account

“Kami tidak mencatat indirect wisatawan yang masuk di pintu Jakarta, Bali dan Lombok, ini untuk menghindari terjadinya doble account,” terang Yos dihadapan peserta FGD.

Turut hadir, Kadisbudpar Sulsel Denny Irawan, Ketua TGUPP Sulsel Prof Yusran Anis, Direktur Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Sulsel Endang Kurnia Saputra

Penanggap, Sales Manager PT. Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin I Made Kusuma dan Pimpinan Gojek Makassar Adwin Pratama Anas. (*)

Penulis: Ady CU
Editor : Admin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.