Vikra Tegaskan PPP Bulukumba Satu Komando Dukung Restrukturisasi DPP

NEWS26 Dilihat

SULSELNEWS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bulukumba menyatakan dukungan terhadap langkah restrukturisasi kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.

Langkah tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan kekuatan kader, sekaligus membangkitkan kembali soliditas partai menghadapi dinamika politik nasional.

Ketua DPC PPP Kabupaten Bulukumba, Vikra, menegaskan bahwa restrukturisasi di tingkat pusat harus disikapi secara positif oleh seluruh kader.

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan dan membangun organisasi partai yang lebih solid.

“Kami di DPC PPP Kabupaten Bulukumba mendukung keputusan DPP PPP terkait restrukturisasi kepengurusan. Kami memandang langkah ini sebagai momentum kebangkitan dan konsolidasi partai agar PPP semakin solid, kuat, dan mampu menjawab tantangan politik ke depan,” ungkap Vikra, Sabtu (7/11/2026).

Ia mengingatkan, dinamika internal yang terjadi di tubuh partai tidak boleh menjadi alasan bagi kader untuk terpecah. Sebaliknya, seluruh jajaran pengurus dan kader harus tetap menjaga persatuan serta mengedepankan kepentingan partai.

Vikra juga menegaskan komitmen DPC PPP Bulukumba untuk tetap berada dalam satu barisan dan satu komando di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP PPP, H. Muhamad Mardiono.

“Restrukturisasi ini harus kita jadikan sebagai momentum untuk bangkit, bukan justru menjadi sumber perpecahan. Kami mengajak seluruh kader PPP, khususnya di Kabupaten Bulukumba, agar tetap satu barisan, satu komando, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar yang dapat mengganggu soliditas partai,” tegasnya.

Lebih lanjut, Vikra menekankan bahwa energi seluruh kader harus diarahkan pada kerja-kerja nyata yang menyentuh kepentingan masyarakat. Penguatan struktur organisasi hingga tingkat bawah, peningkatan komunikasi dengan masyarakat, serta kontribusi nyata terhadap persoalan umat dan rakyat harus menjadi prioritas.

Menurutnya, PPP harus kembali memperkuat jati diri sebagai partai yang berorientasi pada kepentingan umat dan pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan habiskan energi untuk polemik dan perdebatan yang tidak produktif. Saatnya kita kembali bekerja, memperkuat konsolidasi, merawat kepercayaan masyarakat, dan mempersiapkan PPP menghadapi agenda politik ke depan, khususnya Pemilu 2029,” tandas Vikra.

Ia berharap, melalui restrukturisasi dan konsolidasi yang berjalan baik, PPP semakin kuat secara organisasi, solid secara politik, serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menghadapi kontestasi politik mendatang. (*)